Safety Riding

Standar

Saat ini situasi jalan raya di negara kita sangat ramai, banyak titik titik kemacetan. Sebagai salah satu pengguna jalan setiap harinya banyak hal dan pengalaman yang pingin saya bagikan ke pembaca semua.

Gb. hasil googling

Ada 2 kategori faktor kecelakaan, yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar.
Faktor dari dalam:
1.Emosi
Emosi, adalah sesuatu yang tidak boleh terlalu di umbar. Tekan emosi serendah mungkin.
Emosi bisa karena pengendara lain maupun karena kondisi pengendara sendiri.
Hal yang bisa menyebabkan Emosi memuncak:
– perut laper (sebaiknya berhenti sejenak, isi perut secukupnya)
– jalan macet (bisa dipikirkan cari jalan alternatif)
– pengendara ugal-ugalan (jangan ikut ikutan)
– kelelahan (istirahat dulu bro…)
– dan tentunya sifat (wah… ini paling susah mengatasinya nih he.he….)

2.Konsentrasi
Selama berkendara harus konsentrasi, sering pengendara melamun pikiran kemana mana sehingga tidak memperhatikan kondisi jalan.
Hal yang bisa bikin konsentrasi hilang
– Masalah pribadi, seperti habis bertengkar dg pasangan ato ada pekerjaan belom selesai, diputus pacar kali..
– Cewek cakep ato cow ganteng??? h.h.h.. (hati hati gunakan matamu….)
– kondisi kendaraan rewel, sehingga sepanjang jalan hanya memperhatikan kondisi kendaraan sendiri yang rusak..

3. Kemampuan mengendarai
Anak sd ngebut dijalanan??? banyak bro…
Manula tetep bepergian sendiri??? banyak bro..
Latihan di jalan raya tanpa pendamping??? banyak bro…
hal ini sangat berbahaya, sering kecelakaan terjadi karena reflek pengendara yang kurang bagus, harusnya injak rem malah kaki diangkat sambil teriak aaaaa….. gubrak deh…
Bagaimana cara mengendarai di tanjakan, bagaimana kalo di turunan, belokan tajam, balik arah, menyeberang jalan, hal ini biasanya kalo tidak diperhatikan sering terjadi kecelakaan

4. Pemahaman rambu rambu
Banyak yang sudah merasa bisa naik motor atau nyupir terus dengan PDnya kesana kemari,
padahal tanpa sadar dia sudah melanggar rambu dan bisa bikin dia n orang lain celaka

5. Perilaku berkendara
-Kebut kebutan
biasanya hal ini sangat berdekatan dengan faktor no 1 di atas.
menganggap jalan adalah miliknya dan yang paling penting hanya diri sendiri, tidak bisa mengerti kalo orang lain juga perlu sampai tempat tujuan tepat waktu dan sesuai rencana
-Alon alon waton klakon (pelan pelan yang penting sampai)
Sering orang perpendapat hati hati=pelan pelan, padahal hal ini tidak sepenuhnya bener.
sebaiknya sesuaikan kecepatan kendaraan anda dengan lingkungan sekitar anda, jangan terlalu cepet tapi juga jangan terlalu lambat.
Terlalu cepat anda berarti ugal ugalan, terlalu lambat anda bisa menghalangi jalan orang lain.

6. Kondisi kendaraan kita
Jangan lupa pastikan kendaraan kita siap untuk perjalanan yang akan kita tempuh.
Khususnya untuk perjalanan jarak jauh hal ini sangat riskan jika diabaikan.
kondisi pelumas, alur ban, sistem pengereman dan sebagainya…

Kategori kedua akan saya share ke pembaca blog di artikel berikutnya ya…

Sekarang silahkan yang mau share pengalaman dan tips safety riding, monggo….

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s