2 Hal dari Rossi yang tidak ditirukan Lorenzo

Standar

Sudah menjadi rahasia umum kalau selama ini The Doctor adalah target sekaligus motivator  bagi Jorge Lorenzo.
Bukan rahasia juga kalo beberapa hal telah ditirukan Lorenzo seperti selebrasi yang unik ato gokil. Lorenzo juga ingin jadi entertainer seperti the doctor.
Namun demikian dalam amatan saya sampai saat ini ada 2 hal yang tidak ditirukan Lorenzo, apa itu??? jawabnya “Turun Kaki” dan “Nomor wahid”

Turun kaki, sering kita dengar komentator berkata ROSSI STYLE jika ada pembalap yang nurunin kaki saat menjelang tikungan.
Ada 2 manfaat yang diperoleh dengan “gaya” ini yaitu, keseimbangan dan menutup jalur lawan. Banyak pembalap yang saat ini menggunakan ROSSI STYLE, diantaranya:


Pedrosa

Dovi,Melandri

Bautista

bahkan pembalap WSS yang 2 seri terakhir nimbrung di Moto2, Kenan Sofuglu
dan beberapa pembalap lain sepert Simonceli dan Stoner pun juga menggunakan gaya ini.
Entah apa alasan Lorenzo tapi bagi saya pribadi, gaya yang digunakan Lorenzo terlihat lebih rapi dan adil karena kadang kaki itu bisa mnghalangi overtaking.

Hal yang kedua yaitu Penggunaan Nomor wahid.
Rossi sudah 9 kali juara dunia, tapi nomornya selalu sama, 46.
Tahun 2011 kita akan kembali melihat angka 1 pada motor pembalap di kelas MotoGP karena Lorenzo bangga menggunakan angka keramat itu.
Gimana tidak keramat, setelah masa Doohan, pengguna nomor 1 hanya bisa bertahan 1 tahun saja.

Kita lihat saja nanti di tahun 2011 apakah Lorenzo bisa mengakhiri kutukan angka satu ini?

Iklan

14 responses »

  1. Rossi tetep pakai angka 1 brooo, itu wajib alias aturan, cuma nempelinnya gak segede nomer kramat dia “46”, coba perhatiin di werpack dia ada kok angka 1 -nya… kalo lorenzo selebrasi sejak dia di kelas 125, mungkin inspirasi dari the doctor juga… kalo yg paling gila selebrasinya si J Toseland, dia kalo dapet podium 1 , mesti dibuang ke fans tuh baju balapnya, dan pernah waktu menang di Inggris lepas semua tinggal kancut doank…

  2. emang ga ada matinya ya kalo ngomongin motoGP.. ada ajaa.. berarti rossi di arena balap tu trendsetter ya.. dia ngelakuin apa aja, dikira mode.. heheh..

  3. Taksabar tunggu rossi geber ducati. Kalo toh masih sering kalah juga sama Lorenzo.. mungkin memang masa Rossi sudah habiis.. atau Lorenzo sedang dalam masa terbaiknya (bagi saya Lorenzo tidak lebih baik dari Rossi). Btw.. Duel Rossi vs Lorenzo tetap dinanti.

  4. Mungkin ia wajar seorang yang lebih muda meniru orang yang lebih dulu sukses dalam hal ini Lorenzo yang masih 23 tahun meniru rossi yang sudah 31 tahun umurnya.

    soal selebrasi, Lorenzo sudah melakukan selebrasi unik sejak ia di 250cc
    sedangkan no.1 ia pakai karena yamaha mengirimkan proposal khusus untuk lorenzo.

    dalam fanspage lorenzo saya sudah bertanya jauh hari di pertengahan musim tentang ‘apakah ia akan mengganti no.99 menjadi no.1 jika ia menjadi juara dunia motogp”. dan ia menjawab bahwa no 99 adalah no yang sangat berarti baginya dan untuk seluruh fansnya, ia tidak akan pernah mengganti no 99 menjadi no.1

    kita lihat saja apakah rossi akan bersinar bersama ducati?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s