Vega ZR Review I: Tampilan OK, Posisi Nyantai, BBM Cukup Irit

Standar

Tiap hari berkendara Jupiter Z 110 sejak akhir 2004 merasa sangat puas dan pas buat saya. Performa bagus di kelasnya, BBM rata-rata 1:50, dan yang yang paling saya suka dibanding bebek lainya karena enaknya tunggangan diajak liak-liuk nikung bak pembalap, he.he.he…
Sejak adanya motor baru di rumah dan saya coba beberapa hari terasa berbeda sekali, Vega ZR sedikit lebih tinggi, posisi duduk lebih nyantai, tampilan juga kalah sporty, tapi kalau soal performa belum tahu karena gas baru setengah putaran, maklum masih inreyen, hh.h.h..
Vega ZR dimata saya terlihat sporty di bagian depan, sedangkan dari tengah kebelakang sangat “family look”. Bentuk Headlamp, penempatan lampu sein,dek depan dan samping tampak kompak dan sporty namun lampu belakang sangat biasa dan menghilangkan kesan sporty. Masukan buat YMKI, berikutnya bisa diperbaiki di bahan kaca lampu belakang, akan terlihat lebih bagus jika bening tanpa motif kotak-kotak kecil karena hal itu membuat kaca seperti warna putih, bukan bening.
Perbedaan yang sangat kerasa juga dari posisi pengendara yang begitu nyantai sehingga terasa kurang lincah diajak meliak-liuk seperti Jupiter Z kesayangan. Untuk performa Vega ZR belum bisa saya coba secara maksimal tapi jika untuk jalan santai motor ini cukup nyaman, getaran mesin juga minim.
Mengendarai Vega ZR selama beberapa hari saya manfaatkan untuk uji coba konsumsi BBMnya. Saat petunjuk BBM sudah dibawah garis tengah saya mampir ke SPBU, saat itu tercatat KM motor menunjuk angka 00231. Saya minta petugas SPBU untuk mengisi penuh dan ternyata terenti di angka Rp.12.850 (saya bayar Rp.13.000). Motor saya gunakan untuk PP ke tempat kerja (Kalasan-Malioboro) dan mondar-mandir bersama nyonya keliling kota. Setelah 3 hari, penujuk tangki BBM sudah dibawah garis tengah kembali dan saya mampir lagi ke SPBU. Hal yang tidak saya sangka ternyata biaya yang diperlukan untuk memenuhi tangki BBM bisa dikatakan sama dengan pengisian sebelumnya, kali ini tercatat Rp.12.890 (bayarnya juga Rp.13.000). Tepat di samping area SPBU saya berhenti dan ambil foto odometer dan terlihat pada angka 00403.
403-231=172
12.890/4500=2,865
172/2,865=60,03
Jadi di masa inreyen ini, Vega ZR menghabiskan 1 liter premium setiap 60 km, (kecepatan < 60km/jam)
Sekian Review tahap I, dan berikutnya akan saya ulas lagi saat sudah melewati 1000 km dimana motor sudah boleh digas pol, OK bro??…

Lampu Belakang, Kunci Jok

Tuas Choke ada di samping

Kunci Kontak belum SKS

Cakram Depan, tidak ada merk, tapi pakem.

Iklan

19 responses »

  1. jup z nya sama iritnya mas kyk punya saya jup z cw thn 05. coba di bawa jln 30 kph konstan, santai, jarang rem & berhenti tembus 70 km/liter. itu saja boncengan. irit lo..

  2. Katanya mau ada Vega ZR facelift yang lampunya belakang sudah Crystal Look,sudah ada penunjuk gigi(Gear Position),moga2 behel belakang juga udah diganti yang bukan kayak pipa ledeng…ini kalau Yamaha Motor Kencana Indonesia serius jualan di low segmen….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s