Permintaan maaf itu penting tapi yang lebih penting adalah perbuatan sebagai wujud permintaan maaf itu sendiri

Standar

Saat kita membuat kesalahan dan kita menyadari jika kesalahan itu merugikan orang lain alangkah baiknya jika saat itu juga anda meminta maaf, karena itu menandakan anda masih peduli dengan orang lain. Sebagai biker, kita sering menghabiskan banyak waktu di jalan dengan lika likunya. Saya pernah melakukan kecerobohan yang berakibat jatuh dari motor dan menimpa pengendara lain yang berada didekat saya, karena saat itu juga saya menyadari bahwa semuanya kesalahan saya maka saya langsung minta maaf sambil mempertanyakan keadaannya, ternyata dia tidak apa-apa dan dia memaafkan saya. Apa jadinya jika waktu itu saya langsung mengambil motor saya, bersiap diri melaju kembali karena sedang tergesa-gesa ada keperluan penting? Langsung melaju dan tidak melihat keadaan korban, apalagi menolongnya, sambil melanjutkan jalan saya membuat rencana untuk meminta maaf pada orang itu secara terbuka melalui media, Apakah kira-kira Orang itu mau memaafkan saya? Bisa iya bisa tidak, karena kadang semua jadi sia-sia saat sudah terlambat.
Kali ini saya ingin menganalogikan dengan kejadian race Jerez hari minggu kemarin, Rossi + Stoner. Banyak yang membahas kejadian, proses permintaan maaf dan tanggapan Stoner maupun Rossi dengan kejadian ini. Saat Race, Stoner dalam posisi yang benar, Rossi memaksa dan salah perhitungan, Stoner tidak bisa menghindari, Rossi terbawa nafsu. Semua orang yang melihat kejadian itu pasti tidak ada yang menyalahkan Stoner karena semua tahu kalau itu murni kesalahan Rossi. Dalam kejadian itu akan sangat berbeda kelanjutannya jika Valentino Rossi mendahulukan kepentingan Stoner sebagai korban, tanyakan keadaannya, minta maaf, urus keperluan sendiri setelah yang kita rugikan kita bantu. Saat kejadian itu terlihat bahwa Valentino Rossi begitu Egois dengan secepat mungkin melaju kembali bahkan saya tidak melihat ada Rossi menyapa Stoner saat itu, Stoner Kesal itu wajar karena sikap Rossi itu sikap yang tidak bertanggung jawab. Stoner semakin kesal dengan kejadian ini karena Rossi mendapat perlakuan berbeda dari marshal, Stoner tidak dibantu Rossi dan Marshal.
Saat balapan usai, segera Rossi ke tempat Stoner dan minta maaf, Rossi mengakui berbuat salah (untuk yang ke sekian kali tentunya), Stoner tampak belum memaafkan secara tulus dan menganggap Rossi melakukan itu hanya untuk memperbaiki citranya di depan media dengan sok bijak meminta maaf, namun itu semua sudah terlambat sehingga tindakan yang penting menjadi tidak penting lagi buat korban.
Permintaan maaf itu penting tapi yang lebih penting adalah perbuatan sebagai wujud permintaan maaf itu sendiri. Mungkin tindakan Rossi yang minta maaf di depan media pasca balapan itu tidak perlu dilakukan jika dia saat kejadian lebih dulu menolong Stoner dibandingkan mendahulukan egoisme diri untuk melanjutkan balapan, dan saya yakin tindakan itu akan lebih banyak menarik hati penggemar MotoGP terutama penggemar Valentino Rossi sendiri. Saat permintaan maaf sudah terlambat, Rossi kembali kurang peka dan tidak mau mendengar keluhan Stoner, dia tidak peduli apa kata Stoner hanya karena dia sudah minta maaf. Akan lebih baik jika di luar balapan Rossi meluangkan waktu lagi untuk Stoner agar permasalahan bisa selesai secara tuntas, bukan seperti saat ini, Stoner masih kesal tapi Rossi sudah merasa benar dengan mendatangi stoner pasca race.
Semoga kejadian ini jadi pelajaran bagi para pembalap MotoGP yang lain dan tentunya bagi kita semua juga. Semoga Rossi bisa memperbaiki sikap, Stoner bisa lebih berbesar hati menghadapai ketidakberuntungan. Semoga balapan berikutnya lebih seru dan ada persaudaraan diantara para pembalapnya.
Sebagai Refreshment saja, berikut hasil akhir GP Jerez 2011:

51 responses »

    • emang motogp blapx dijalan raya…..jalan raya kok disamakan dengan race motogp…..kayakx yg pnya artikel ini gabisa membedakan mana balapan resmi sama kebut-kebutan di jalan raya…..dimotogp lengkap dengan para medis yg siap menolong korban kecelakaan, nah kalo jalan raya???????emang ga pny hati kalo anda ga minta maaf ditempat sama sikorban.logika anda tumpul banget

      • apakah Rossi tidak punya kesempatan minta maaf di tempat?
        apakah Rossi tidak punya kesempatan untuk menolong Stoner?
        apakah Rossi berjauhan dengan Stoner saat jatuh?
        haruskah Rossi tidak peduli pada Stoner yang dirugikannya?
        apakah minta maaf ditempat akan merugikan Rossi?
        mana yang lebih gentle, minta maaf ditempat atau setelah balap?
        bukan soal balap dan jalan umum, tapi soal sikap bijak dan rendah hati adalah utama di segala bidang.

      • betul sekali ini blog g tau apa yah yg namanya kompetisi sama jalan raya. bung rossi di gaji utk mendapatkan point, begitu jg stoner, logika lu tumpul bnged bro….
        toh seri masih bnyak, klo emang mental juara tunjukin dong….
        masa gara2 rossi trus ngambek, mentalnya jd lemah.
        cb lu pikir klo maaf2 di sirkuit apa jadinya emangnya lebaran bung???
        lu pikir pke otak ketinggalan 1second aja jauhnya uda keliatan, toh ada marshal, yah walaupun marshal lebih nolong rossi ketimbang stoner, soalnya stoner kalah pamor….
        dangkal sekali pemikiran anda bung…..
        klo g mampu bikin blog g usah di paksain, bikin tempe aja bung di rumah. BLOG ANDA TIDAK BERMUTU

      • minta maaf ditempat?? ini balap bro, 0,0001 detik begitu berharga, dituntut profesionalitas buat mencapai target maksimal, kesempatan ada, tapi ada tempatnya (dalem kasus ini “balap profesional”), yg lebih penting adalah niat, klo udah ada niat minta maaf yo weis, selesai urusan, perkara mo maafin ataw ngga, itu urusan stoner.
        kesempatan menolong stoner? dimana2 yg namanya balap punya yg namanya SOP standart operating procedure, dan itu udah kewajiban marshal buat nolong rider yg jatuh (seperti anggota tubuh, setiap bagian mempunyai fungsi masing2), perkara marshal pilih kasih, jgn salahkan VR46. bukan masalah ditempat atau setelah balap, yg penting niat masbro. merealisasikan niat itu yg lebih gentle. sekarang ane tanya, mana yg lebih bijak, minta maaf atau ngomentarin permintaan maaf dengan komentar yg sinis??

  1. Hehe, komen yg di atas standar ganda fanatik Rossi…
    Kl Rossi dijatuhin ya bakal dibela mati-matian, kl ane liat mang dah dr dulu Rossi jd anak emas Dorna n media gara-gara entertainnya.
    Cb deh liat ketika Stoner ngomong Ambisi Rossi melebihi bakatnya, apa yg org bilang, Stoner arogan dll. pdhal posisinya dia yg jdatuhin.
    Tp ketika Rossi ngomong Stoner kurang keras berusaha naikin ducati makanya sering jatuh. skilnya bagus TAPI ga pinter n gampang di provokasi, Lorenzo Ga menyenangkan n licik, tukang niru setingannya, ada yg komen negatif?
    sekarang malah dia yg ngikutin setingan Stoner. dl ane jg respek dg Rossi, tp ngliat skr jd luntur.

  2. seandainya anda terlibat didunia balap, mungkin anda akan lebih maklum dan memahami situasi yang sebenarnya. dari ajang motoprix, indoprix, indospeed, FIM, sampai WSBK dan MotoGP situasinya akan sama … sama persis

    rules no1, penuhi target team
    rules no2. finis semaksimal mungkin

    thats it!

  3. Ksimpulannya,
    rossi BERSALAH, dh mnghancurkn moment stoner d jerez kmarin,

    y, klo seandainya kmrn stoner jtuh tp bs melanjutkn balapan, wlw gk dpt podium, tp psti dy gk sekesal saat nni, coz msh dpt poin klo finish,
    Lah skrang, udh stoner jatuh, gk finish, gk dpt poin lgi,

    gmn dy gk gondok coba ?

      • bersalah? ada bendera turun ga? dalam motogp ada aturan, klo seorang rider melakukan kesalahan bakal ada bendera turun, sekali lg gw tanya ada bendera turun ga?

    • tuh namanya mental kerupuk bro, klo dirasa mental kurang kuat utk balapan di moto gp, balapan d jalan raya aja, jd klo kesenggol rider lain bisa nuntut minta maaf, klo perlu pukul pake kunci inggris…..
      seri masih banyak, klo bener mental juara pasti bisa

  4. “Permintaan maaf itu penting tapi yang lebih penting adalah perbuatan sebagai wujud permintaan maaf itu sendiri”

    saya aga rancu untuk mengertik kalimat diatas pak. 🙂 karena buat saya pribadi perkataan maaf yg keluar dari mulut adalah juga sebuah perbuatan.

    Kembali kepada masalah rosi vs stoner. Saya kurang sependapat jika harus menyalahkan rossi atas apa yang sudah terjadi. Dimulai saat aksi terjatuh sampai dengan aksi minta maaf ke paddock honda (stoner).


    apakah Rossi tidak punya kesempatan minta maaf di tempat?
    apakah Rossi tidak punya kesempatan untuk menolong Stoner?
    apakah Rossi berjauhan dengan Stoner saat jatuh?
    haruskah Rossi tidak peduli pada Stoner yang dirugikannya?

    Perlu di perhatikan posisi jatuh antara rossi dan stoner. Posisi rossi berada di bawah motor alias kegencet motor sendiri sementara stoner terjatuh lepas dari motor dan motornya stoner dalam kondisi menimpa motor rossi untuk beberapa saat. Dan stoner lebih duluan berdiri dibandingkan rossi. Jadi kalau para marshal mengutamakan menolong rossi adalah hal yg wajar menurut saya mengingat posisi jatuhnya (terlepas dari anggapan bahwa para marshal pilih kasih).

    Selanjutnya, masalah rossi tidak meminta maaf pada saat kejadian (ditengah trek) bukanlah hal yg perlu di pertanyakan, sebab kondisinya sedang balapan dan masing2 rider punya tanggung jawab untuk menyelesaikan balapan.

    Jatuh pada saat balapan adalah hal yg sangat lumrah terjadi.
    Apakah rossi terlalu ngotot pada saat mengovertake stoner ? ya, kelihatannya seperti itu, tapi apakah jatuhnya rossi akibat disengaja ? jelas tidak. Dan stoner terjatuh bukan karena di tabrak oleh rossi tapi karena rossi terjatuh (kesalahan late braking dan kondisi lintasan basah) maka stoner juga terjatuh. Para pembalap ngotot di lintasan adalah hal yang wajar.

    Coba dilihat lagi video ketika rossi mengovertake stoner, jaraknya rossi tidak mepet ke stonner seperti kejadian mereka berdua ngotot2an di laguna seca 2008. Tapi karena ada kesalahan teknis sehingga menyebabkan rossi jatuh dan menyebabkan stoner ikut terjatuh.

    apakah minta maaf ditempat akan merugikan Rossi?
    ya, karena setiap rider punya tanggung jawab untuk menyelesaikan balapan.

    mana yang lebih gentle, minta maaf ditempat atau setelah balap?
    kembali lagi, karena setiap rider punya tanggung jawab untuk menyelesaikan balapan.
    apa jadinya jika kondisi kemarin stoner setelah jatuh lanjut balapan lagi. Dan ketika rossi nyamperin stoner yg sudah siap melanjutkan balapan, dan stoner malah milih melanjutkan balapan ketimbang melayani permintaan maaf rossi di tempat. Jadi menilai sikap gentle pada kondisi tersebut kurang tepat menurut saya.

    bukan soal balap dan jalan umum, tapi soal sikap bijak dan rendah hati adalah utama di segala bidang.
    Justru hal tersebut sudah ditunjukkan oleh rossi yang mendatangi paddock stoner setelah balapan usai. Terlepas dari penilaian stoner bahwa rossi hanya mencari sensasi. Tapi intinya rossi sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

    Itulah sikap gentle/kestaria yang sudah ditunjukkan oleh rossi.

      • @frodie
        Wis mas, sabar gak usah dibela2 meneh, percuma… Pokokmen Rossi ki elek yo elek…
        Mau minta maap di tempat sampe nyembah2 yo tetep wae elek di mata haters, dikira cari sensasi meneh…

      • Ya namanya kita penonton pasti hanya bisa berkomentar tanpa tau realita seperti yg para rider motogp tersebut alami secara langsung.

        Bukannya mau belain rossi mas, tapi cuma berusaha menempatkan pendapat pada persepsi dan posisi yang proposional.

        MotoGP adalah ajang resmi yang pastinya memiliki standar aturan main. Selama aturan tersebut mengatakan tidak ada kesalahan maka tidak ada yang bersalah.
        Kesalahan yg di vonis bersalah harus mendapat hukuman, tapi kesalahan yg tidak di vonis bersalah, namun mau mengakuinya sebagai kesalahan, itu sikap gentle. 🙂

        Renungkan dengan hati. 🙂

    • bro yg punya BLOG
      klo di jawab pake hati
      lu kate ne mo lebaran bro????
      ne ajang kompetisi semua punya tanggung jawab, lu liat di moto 3 or moto 2, klo ada yg jatuh berjemaah emangnya ada yg maaf2an????
      lu kata lebaran ne????
      wkwkwkwkwkwkwkwk………..
      yg ada tuh mereka langsung bediriin motor langsung lanjut balapan bro…..

  5. rossi terkesan sombong 😆 biasalah mentang2 ex. juara dunia.. wajar koq.. liat aja kepindahan nya ke Ducati akhirnya skrg dia kena batunya 😆

    sama lah kita sbg manusia pasti juga pernah spt Rossi khan.. 😳

  6. ahh biasa itu Rossi, bikin bahu sete sampe dislokasi juga minta maafnya ntar dulu. Racing line Rossi itu membahayakan pembalap lain, dan itu yang bikin jengah Roman Emperor. Ane faham itu balapan, tapi dalam sport selalu ada etika, seperti klo dalam bola ada yang jatuh, maka bola baiknya dibuang keluar walopun tim lawan sedang menyerang. Sama juga Tinju, memukul terus-menerus bagian rusuk sampe patah bisa lebih mudah merobohkan lawan, tapi efeknya dia bakal dijuluki “boy girl” aka banci

    • wkwkwkwk
      komen yg aneh…..
      namany jg balapan, bro klo lu ngikutin racing line pembalap lain gimana jd juara dunia, spek motor beda2 tergantung pabrikan, ujung tmbaknya di pembalap, klo pembalap mental kerupuk baru jatuh se X uda ngambek, pantas g dibilang mental juara????
      yg ada di juluki “boy girl” aka banci

    • wah.. ente hobby banget ngomong asal nje’plakk. emang ente ga tau klo tu bahu gibernau sebelumnya emang udah cidera ‘udah operasi dua kali, ga percaya? ente tlp aja tu gibernau, tanya ma dia bener ga’ emang udah cidera dari sononya, ditambah terlalu ngotot nyalip dari luar, gw liat wajar para pembalap pada ngotot, tikungan terakhir, podium dah depan mata, wajar jg kengototan gibernau berbuah benturan, wong tikungan terakhir. siapapun pasti bakal ngotot, yg pasti jg memiliki resiko.. terimain aja resikonya.. ga usah nyalah-nyalahin.. ente nonton gp dari taun brp?

  7. @amama ali:ketauan lu sakit hati m rossi..
    Sampe2 khusus buat artikel menjelek2kan rossi yg lu buat2 sendiri…
    Oc rossi salah…tapi meminta maaf saat balapan berlanjut sangat tak bertanggung jawab…inget bro MoTO Gp jgn lu samain sama tinju atau sepakbola..
    Moto Gp gak pake wasit….
    Saat race rider lain adalah musuh..
    jadi gak ada saling pengertian..sok2 nolong
    Tujuan rider cuma satu yaitu hasil maksimal..terlepas dari kesalahan rossi..
    Dia udah melakukan hal yg tepat,meminta maaf..dah dech gw panjang lebar juga jelasin,lu tetep bakalan berpatokan ma tinju dan sepakbola…capeeeedechhhh

  8. nih kata mbah dukun:
    Kamsud? Nah insiden pasti terjadi pada balapan, tapi pernahkah anda melihat pembalap lain menolong pembalap lainya yang terlibat dalam insiden? Tidak! dan tidak akan pernah! Karena masing masing terfokus pada target masing masing, baik secara individual maupun tim! Kemana moral dan rasa sopan santun? Itu diatur oleh “marshal dan bendera” selama tidak ada Red atau Black Flag maka tidak ada kata “salah” dalam balapan! Persahabatan itu diluar trek, didalam sirkuit siapapun musuh. Berbagi data dan seting ? Nanti dulu! bahkan No Way! Managemen tim tau tentang itu! Berdarah dingin? Tidak berbudaya ketimuran? Bukan! Tapi itu dunia balap profesional dan itu keras! Itu kenyataan … itu balapan dan itu fakta!

    • setidaknya ada percakapan antara mereka, sehingga langsung saling mengerti, siapa salah siapa tidak, minta maaf ato marah-marah, sering to lihat komunikasi antar pembalap dalam insiden???? tidak semua insiden harus menolong tapi lihat kasusnya. yang jelas, komunikasi sangat diperlukan. Pada peristiwa terakhir, sangat tidak wajar, ada pihak benar dan ada pihak yang salah tapi tidak ada komunikasi diantara keduanya.

      • sebelum masuk k pembahasan, baiknya ente liat dulu video crashnya, saat dua2nya jatuh stoner cepat2 berusaha membangunkan motor, gitu jg dengan rossi, stoner ajj tw walau jatoh dia harus cepet2 bangun lanjutin race, mereka berdua aja paham aturan sirkuit, lah ini yg belain stoner kok ngotot amir ya. peristiwa terakhir yg dimaksud yg dmn? bukannya terakhiran rossi nyamperin stoner, yang namanya crash tuh bukan hal yang diinginkan oleh rider manapun.

  9. @blogpakyo:anda seperti peramal saja…
    Bukankah meminta maaf…bukti penyesalan,rossi mengaku salah…
    Dan rossi udah menyamperi stoner ke padocnya..mereka udah ngobrol loh…
    Terus percakapan seperti apa lagi…
    Stoner emang di rugikan…tapi itu biasa terjadi d motoGP

    Siapa salah…siapa tidak?????
    Aduh bro jelas2 rossi mengakui dia yg salah
    Mau di ubek2 kemana juga..orang tertuduh mengakui….GO..rossi…GO stoner…

  10. Wah mimpi apa ini pakyo artikelnya langsung dibantai sama fbr. Kalau menurut saya sih kemaren rosi emang telah membuat kesalahan karena terlalu bernafsu hingga kehilangan kontrol kendaraanya dan terjatuh menimpa stoner dan rosi sendiri jg mengakui hal itu. Tapi untuk masalah minta maaf, karena rosi masih bisa melanjutkan blpn ya oke2 aja dia langsung tancep gas, kecuali kemaren rosi dah gak bisa melanjutkan blpn bolehlah dia langsung menghampiri stoner untuk minta maaf dan contohnya jg sudah banyak yg kayak gitu. Semoga perdebatan ini gak usah diperpanjang lagi, ingat kita bersaudara piss..

    • he.he.he.. .
      sebelum publish artikel ini saya sudah duga kalau bakal banyak yang tidak terima, maklum saya kan dari kaum minoritas, semua juga tahu FBR paling banyak followernya, tapi itu bukan halangan bagi saya untuk berpendapat.
      Beda pendapat bukan berarti permusuhan kan? dan saya rasa banyak yang belajar dari perdebatan ini.

      • gw curiga nih bikin artikel cm buat dongkrak popularitas doang, kalo gini caranya ga mutu banget nih blog, bukan masalah minoritas bro, tapi integritas, dari kata2 yg lo pilih gw g liat integritas lo sebagai blogger, kacangan..

  11. ndatengin padock minta maaf itu juga hal nyata bro…

    maaf saya kurang setuju dengan pendapat anda…
    mudah mudahan stoner besok dapet poin maximal.

  12. bener bro bebas berpendapat
    Tapi setidaknya gak timpang..
    Membela rider satunya,dan memojokan rider lainnya,sangat gak baik buat blogger..
    Toh anda buat artikel buat di baca semua orang,hehehehe gw sempet esmossi juga
    Pissssss

  13. gni aja, biar adil, poin yg rossi dpt d bagi 2 sm stoner,
    y wlw ane tau, ntu hal kgk mngkn bs d lakuin,

    yah, liat seri brikutnya ja dh,
    smga hal smcam nni kgak trjadi lgi, n kta d suguhi tontonan n aksi blap yg mnarik

  14. @frodie
    aku sbenere juga setuju sama pendapat masbro, aku bilang gitu karena capek juga koar2 di sana-sini buat mencoba nglurusin fakta.. percuma kayaknya, orang yg di otaknya da benci ma sesuatu mau diapa2in juga teteeeeeeep aja negatip thinking… kalo udah benci rossi ya selamanya bakal bilang rossi itu jelek, sombong lah, ini lah inu lah…
    maklum sering liat orang yg fantismenya berlebihan, sampe2 ngliat perbuatan orang lain itu negatiiiiif melulu… berbuat baik dibilang cari muka berbuat salah dibilang licik/goblok

  15. malang nian nih blog, blom apa2 ni warung udah dikoyak2, lebih seru kalo yg punya warung mampu menghadapi gempuran FBR dengan data2 valid, sayang seribu sayang, minim tanggapan, positif thinking saja lah, mungkin pakyo sudah mengakui kelebihan2 VR46.. diam itu tanda setuju, betul???????????

    • he.he.he.. gak gitu juga kali… saya diam untuk meredam suasana dan mempersilahkan para pembaca berpikir sendiri. Silahkan cermati artikel dan komentar yang ada, silahkan simpulkan sendiri.
      tapi kalau saya masih sependapat dengan stoner, permintaan maaf setelah balapan kemaren “just acting”, sorry FBR..

      • setelah artikel anda saya cermati ternyata “totaly craps” ga bermutu, timpang, ga mampu berbicara di atas fakta dan data, cenderung menulis make emosi, bukan hati.. kalo masalah komentar2nya itu buah dari pemikiran anda.. ga perlu alesan meredam suasana, tanggepin dong

  16. @blogpakyo:bener kata anda,setelah saya cerna dan cermati,kesimpulannya artikel anda gak mutu bgt,saia tertipu…
    ternyata nie artikel buat mendongkrak blog anda saja….

    SILAHKAN CERMATI COMENTAR SAIA,SILAHKAN ANDA SADARI SENDIRI huahahaha
    JGN LUPA CERMATI PAKE HATI…HUEEEEKKKK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s