Untuk Pasar Desa Kadang Harus Ikut Ndeso

Standar

Yah,.. kadang untuk lebih dekat dengan segmen yang dituju, produsen harus menjadi seperti mereka. Sebagai sarana komunikasi paling penting adalah Bahasa, gunakan bahasa yang dipahami oleh calon konsumen maka akan lebih mudah menjual produk anda.
Beberapa waktu yang lalu saya mendapati ada brosur tergeletak di dalam rumah, yang ternyata diperoleh dari sales yang nyebar brosur keliling kampung. Ada yang membuat saya ketawa kecil saat membaca brosur tersebut. Bahasa yang digunakan lucu dan lugu banget, kalo tipe SW make kata “Ruji” dan CW diganti dengan kata “Riccing”. Kalau Ruji sih saya tahu artinya, karena itu bahasa jawa, tapi kalo Riccing apa artinya ya? bahasa jawa bukan…bahasa Inggris juga bukan, he.he.he… mungkin ngikutin cara baca orang desa aja, racing dibacanya ricing.
Saya sih positif thinking aja, salesnya pasti ingin memudahkan calon konsumen yang masih belum biasa dengan istilah SW/Jari-jari dan CW/Velg Racing. Dengan bahasa yang biasa digunakan penduduk kebanyakan mungkin sang sales berharap lebih dengan berusaha berkomunikasi dengan bahasa lokal.

7 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s