Ducati Yogyakarta Dari Dulu Kok Masih Soft Lounching? Grand-nya Bisa Basi Dong…

Standar

Pada 2011 lalu, Ducati Indonesia begitu gencar merangsek pasar otomotif Nasional dengan membuka jaringannya di berbagai daerah diantaranya Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali serta Makassar. Dari kota ke kota Ducati melangsungkan acara lounching dengan cepat, tidak lama dari kabar angin yang mendahuluinya, namun entah mengapa hal tersebut tidak berlaku bagi Ducati cabang Yogyakarta. Diawali dengan menyebut kota yogyakarta pada setiap moment pembukaan di daerah lain kemudian dilanjutkan dengan pembangunan dealer pada akhir tahun 2011 lalu dan tidak lama kemudian beberapa berita tentang Ducati Yogyakarta sudah masuk di media cetak. Setelah ditunggu-tunggu ternyata tiba-tiba ada Ducati Monster dan Diavel mejeng di Mall Ambarukmo Plaza.
Pada saat itu dikalangan para pengamat otomotif khususnya blogger yang berdomisili di Yogyakarta dan sekitarnya agak ramai karena dari waktu ke waktu tetap saja tidak ada kabar kapan acara pembukaan Ducati Yogyakarta seperti yang digelar di kota-kota lain dimana blogger setempat “wajib hadir”, h.h.h… Selidik-punya selidik ternyata Ducati Yogyakarta baru sampai tahap Softlounching dan tahap pengenalan kepada masyarakat di kota Yogya dan sekitarnya seperti yang dilakukan beberapa hari yang lalu dengan menggelar pameran di salah satu mall di kota Solo, Solo Square.
Strategi yang berbeda ini mengikuti falsafah tenar di jawa, alon-alon waton klakon (pelan-pelan yang penting terlaksana)? Wahh.. bisa-bisa saat Grand Lounching nanti sudah basi dong… Belum lagi jika dilihat dari sisi media maupun berita pasti sudah ada rasa basinya karena kabar mengenai Ducati di Yogyakarta sudah mulai tersebar di kalangan tertentu, beritanya juga sudah beberapa kali muncul, dan dari waktu ke waktu beritanya “Ducati Buka di Yogyakarta”, yang baca berkali-kali akan bertanya, dari dulu kok buka terus, sebenarnya bukanya itu sejak kapan sih? atau saat baca beritanya langsung jawab: dah tahu, berita basi.
Namun demikian keuntungan adalah menyebarnya brand Ducati secara lebih luas sebelum acara utama dilakukan, jangan sampai ada orang yang lihat baliho besar Ducati dan bertanya, Ducati ki motor apa? atau bukan hal yang tidak mungking terjadi di Yogyakarta: Ducati ki honda opo(ducati itu motor apa)?
Apapun strategi Ducati semoga sukses dan terus meramaikan pasar otomotif Nasional terlebih daerah Yogyakarta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s