Test Ride CB150R Rute Parangtritis Jogja, Performa

Standar

test ride streetfireMencoba sebuah motor baru apalagi sebuah motor sport maka belum lengkap jika belum mencoba bagian yang namanya performa. Demikian juga waktu otoarea / pak yo diberi kesempatan oleh Astra Honda Motor untuk menjadi peserta riding experience etape 2 (pantai parangtritis – jogja) maka tes performa mesin menjadi salah satu hal utama untuk diperhatikan. Jalur parangtritis (paris) – jogja melalui panggang, imogiri, ringroad, wuih.. lengkap deh variasi jalannya, mulai dari daerah perbukitan , jalan datar, lalu-lintas padat dan juga area untuk tes top speed sang streetfire.

Memasuki jalan perbukitan maka motor akan lebih banyak bekerja di posisi gigi 2 dan 3, jadi selama sekitar 1/3 perjalanan gigi 4 -6 tidak pernah terpakai. Saat itu otoarea / pak yo bisa merasakan performa CB150R begitu handal untuk menaklukan tanjakan, dengan menggunakan gigi 3 saja tanjakan yang lumayan tinggi bukanlah sebuah masalah, namun beberapa kali saat harus menanjak dalam kecepatan rendah maka gigi 2 menjadi pilihan yang tepat. Hal serupa ternyata juga dirasakan oleh tester lainnya bahkan oleh rekan yang memiliki badan cukup bongsor. Maklum saja, mesin CB150R mampu memuntahkan tenaga hingga 17 PS  dan torsi sebesar 13,1 Nm.

Usai melewati rute perbukitan kemudian sampai ke jalan datar namun lalu lintas cukup padat,  beberapa kali otoarea / pak yo harus putar tuas gas secara spontan untuk mendahului kendaraan di depan sebelum jalur tertutup kembali oleh kendaraan dari lawan arah. Performa mesin, lagi – lagi dicoba kehandalannya di sini. Kelincahan Streetfire memang terasa, akselerasi mantap dan handling yang sangat baik. Saat jalan cukup lengan maka gigi 4 bisa dimaksimalkan namun gigi 5 coba otoarea / pak yo gunakan tapi tetap saja mubazir bro…

Jalan Imogiri sudah selesai, kini berbelok melewati jalur ringroad selatan. Dijalur ini gigi 5 sudah bisa beberapa kali digunakan. Dalam beberapa kali kesempatan para tester mendapati jalur lurus datar dan lengang saat memasuki jalur ringroad barat, dimulai dari aba – aba leader tester berlomba-lomba meraih top speed bak beradu skill di sirkuit. Dalam 3 kali percobaan otoarea / pak yo hanya berhasil meraih kecepatan 125 km/jam, sedangkan rekan lain ada yang sanggup meraih 127 km/jam dan yang tercepat 138 km/jam. Rata – rata top speed yang berhasil diraih memang berkisar 125 km / jam, dari 9 tester hanya seorang yang mampu meraih diatas 130 km/jam. Hal tersebut bisa dia lakukan karena kesehariannya menggunakan motor CBR150 versi lama yang karakter mesinnya dia rasakan sangat mirip.

Penasaran dengan performanya dan pingin coba? sama, otoarea juga masih penasaran dan ingin mencoba meraih top speed yang lebih tinggi lagi, he.he.he..

9 responses »

  1. wah bs 138 kpj yo pak? dlm wktu singkat apa lama tuh kecepatan segitu diraih?
    perawatanya piye pak? ada yg pernah terpikir gmn cara buka pasang busi nya? kok kayaknya ribet banget kepentok kanan kiri atas bawah sm rangka truss framenya. kliatan mesinnya kurang rapi bnyak selang berseliweran. gak kayak mesin vixion yg rapi banget shg kesannya cungkring pdhal sngat enak buat perawatan gampang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s