Cold Patch Tire Tube, Praktis, Tapi Sayang Kurang Kuat

Standar

image

Pernah mengalami ban bocor saat lagi asik berkendara atau justru sedang tergesa – gesa? Yang biasa naik motor untuk kesana kemari mungkin pernah mengalaminya. Kendala semacam ini sudah menjadi tantangan lumrah namun tetap saja merepotkan. Ban bocor paling sering karena paku / material tajam lainnya. Kalau kejadian pas diwaktu kita luang atau dekat dengan tempat tambal ban sih masih tak begitu menyebalkan namun kalau waktu lagi mepet pasti pinginnya cepet ditambal dan langsung melanjutkan perjalanan.
Pengalaman berkali-kali mengalamai ban bocor kali ini ada pengalaman yang baru. Ternyata ada cara menambal ban yang cepat. Jika selama ini tambalan harus

dibakar selama kurang lebih 10 menit ternyata ada yang namanya Cold Patch Tire Tube. Menambal ban tanpa harus dipanaskan, lepas ban, cari titik kebocoran, bersihkan, tempel, rekatkan dengan dipikul-pukul , pasang ban lagi, selesai sehingga proses dilakukan sangat singkat.
Pengalaman pertama yang menyenangkan, karena kejadian saat cuaca panas terik dan ndorong motor sekitar 300 m keringat sudah mengucur. Sayangnya selang waktu kurang dari seminggu tiba – tiba motor terasa limbung lagi, yah… bocor lagi. Dorong motor sekitar 100 m, dicek ternyata titik kebocoran sama dengan yang sebelumnya, tambalan kurang kuat. Anehnya waktu sebelum ban dibuka saya cerita kalau baru bocor beberapa hari yang lalu, sang penambal langsung menebak kalau nambalnya pakai sistem tanpa dibakar. Mesti nambale model radiobong , koyo nambal pit dalam bahasa indonesia ‘pasti menambalnya model tanpa dibakar, seperti menambal sepeda’, berarti sudah tenar di ‘dunia’ mereka ya. Singkat kata karena tambalan sudah 2 titik dan satu diantaranya titik rewel ya akhirnya pilih ganti ban baru saja.
Tambal ban ‘dingin’ tersebut sebenarnya sangat praktis dan bisa digunakan di rumah kalau pingin nambal sendiri, dengan catatan kondisi kebocoran tidak parah, bukan robek atau bekas paku ya istilahnya bocor halus saja.
image

image
image

Iklan

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s