Menaikkan Harga, Salah Satu Strategi Menstabilkan Harga Bekasnya

Standar

Unik memang, strategi yang sepertinya memberatkan namun  menjadi salah satu hal yang menarik bagi konsumen baru. Ya, harga motor tiap tahun pasti naik. Alasan untuk menaikkan harga gak usah dicari, produsen tinggal pilih aja yang paling umum dan masuk akal supaya konsumen lebih bisa menerimanya.
Kenaikan harga kadang bisa memberatkan konsumen untuk lebih condong membeli motor produk tertentu namun salah satu faktor yang sangat diperhatikan banyak konsumen dalam menentukan pilihan adalah harga jual kembali. Harga jual kembali yang tinggi juga sering digunakan produsen motor untuk mempromosikan produknya supaya konsumen tertarik.
image

Siapa sih yang suka kalau motor kesayangan yang baru saja dibeli bahkan cicilan belum sampai 10x tapi harga jual kembalinya sudah terjun bebas? Tidak ada kan? Nah, jika bro n sis sering melihat pabrikan menaikkan harga motornya jangan heran. Secara signifikan hal tersebut berpengaruh pada
kestabilan harga secondnya. Setiap orang yang mau membeli motor bekas pasti akan membandingkan dengan harga barunya, dan tentunya harga pada waktu sekarang, iya to? Kalau harga barunya sudah naik, katakanlah 300 ribu, dari 16,7 juta menjadi 17 juta. Motor second pada umumnya pertahun turun sekitar 10%. Pembeli motor second akan menghitung 17 juta -10% = 15,3 juta, jadi kalau dia dapat harga 15,3 juta sudah dianggap bagus. Padahal penjual motor second dulu beli dengan harga 16,7 juta , jika dikurangi 10% akan menjadi 15,03 juta, ternyata dia bisa jual dengan harga 15,3 juta, berarti hanya turun 8,4% saja. Setahun hanya turun 8,4% itu image yang wow bukan?
Jadi unik, mau beli motor yang harga jual kembalinya relatif tinggi tapi harga barunya tinggi juga, piye jal….
Oya, artikel ini tersusun karena terinspirasi dari kisah hari ini dimana ada temen minta dicarika  alternatif beli Honda Vario 125 ISS. Telepon kenalan seorang manajer marketing dealer, ternyata harga sudah naik. Saat tangan memegang brosur bulan desember 2013 yang tertulis harga Vario 125 ISS Rp.17.165.000 ternyata sudah naik 340.000 jadi Rp.17.505.000. Gak cuma itu, harga naik dan tanpa bonus jaket exlusive seperti bulan lalu. Mahal ya? Ya iya, ini kan harga di Jogja, bukan di Jakarta, he.he… Mahal? Oh tapi kalau kata orang Jogja enggak tuh, buktinya unit harus inden walau cuma 3 hari. 🙂

Iklan

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s