Category Archives: Tes Ride

Test Ride CB150R Rute Parangtritis Jogja, Performa

Standar

test ride streetfireMencoba sebuah motor baru apalagi sebuah motor sport maka belum lengkap jika belum mencoba bagian yang namanya performa. Demikian juga waktu otoarea / pak yo diberi kesempatan oleh Astra Honda Motor untuk menjadi peserta riding experience etape 2 (pantai parangtritis – jogja) maka tes performa mesin menjadi salah satu hal utama untuk diperhatikan. Jalur parangtritis (paris) – jogja melalui panggang, imogiri, ringroad, wuih.. lengkap deh variasi jalannya, mulai dari daerah perbukitan , jalan datar, lalu-lintas padat dan juga area untuk tes top speed sang streetfire.

Memasuki jalan perbukitan maka motor akan lebih banyak bekerja di posisi gigi 2 dan 3, jadi selama sekitar 1/3 perjalanan gigi 4 -6 tidak pernah terpakai. Saat itu Read the rest of this entry

Test Ride CB150R Rute Parangtritis Jogja, Handling

Standar

tes ride cb150Sesi tes ride pertama yang menempuh jarak sekitar 60 km telah ditempuh para bloger dan wakil Astra Motor Jogja dipimpin 3 rider dari Paguyuban Motor Honda Yogyakarta (PMHY) dari halaman parkir Hotel Ambarrukmo sampai pantai Parangtritis. Setelah itu giliran 12 bloger lain termasuk otoarea/pak yo dengan jalur Parangtritis-Jombor Sleman Yogyakarta.
Saat mulai duduk diatar motor, dimensinya yang ramping dan jog yang tidak terlalu tinggi terasa pas untuk pak yo yang hanya memiliki tinggi badan 162 cm ini. Pas dalam arti lebih baik dibanding motor sport pada umumnya, karena walau dimensi cukup ramping ternyata otoarea/pak yo tetap saja masih sedikit jinjit saat kedua kaki diturunkan, he.he…
Start sekitar pukul 15:40 WIB, para rider mulai menempuh perjalanan melalui jalur imogiri, dimana jalur ini cukup Read the rest of this entry

15 Honda CB150R Streetfire Meluncur Dari Ambarrukmo To Paris

Standar

image

Sekitar pukul 13:20 Wib rombongan bloger dan perwakilan Astra Motor Yogyakarta meluncur menuju parangtritis dalam kondisi hujan. Meski hujan cukup lebat tidak menurunkan semangat para peserta untuk tes long tes ride motor baru Honda CB150R Streetfire.
Sementara itu para bloger dari jogja termasuk otoarea / pak yo menuju parangtritis dengan minibus yang disediakan panitia dan akan mengendarai streetfire dari parangtritis atau yang biasa disingkat jadi paris menuju kota yogyakarta.
Rombongan akan melalui jalur imogiri sehingga pemgalaman lebih lengkap karena perpaduan tikungan, tanjakan, turunan, jalan lurus semua ada.

Lebih Mengenal Fuelmeter Yamaha Soul GT

Standar

Bagi para rider ada baiknya mengenali motornya dengan baik, termasuk petunjuk bahan bakar (fuelmeter) yang tersisa dalam tangki. Fuelmeter merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dikenali karena jika salah baca bisa-bisa anda repot sendiri, bermaksud isi BBM di SPBU berikutnya yang berjarak 30km lagi ternyata baru 20km tangki sudah kosong, minta isi full dengan perkiraan hanya 2 liter ternyata harus bayar 3 liter. Kapan harus mengisi BBM, berapa banyak dan berapa kilo meter lagi BBM akan habis, semuanya bisa anda perhitungkan dengan memperhatikan fuelmeter. Kali ini otoarea ingin berbagi mengenai fuelmeter Soul GT agar para pengguna motor skutik produk Yamaha yang satu ini bisa lebih mengenal tunggangannya.
Pada fuelmeter Soul GT masih menggunakan sistem analog dengan garis warna putih dan merah sebagai batasnya, garis tebal warna putih sebagai tanda Full tank dan garis tebal warna merah sebagai tanda BBM sudah menipis. Saat kondisi Full Tank, jarum penunjuk tidak akan berada pada posisi garis tebal warna putih melainkan akan berada pada kanannya lagi. Dalam kondisi ini, anda akan merasa heran karena sudah digunakan lebih dari 25km jarum terlihat masih dalam posisi yang sama. Dalam pengamatan, ujung jarum baru menyentuh garis putih setelah Soul GT digunakan 40 km. Setelah ini anda mungkin juga akan merasa heran lagi karena jarum penunjuk cepat sekali turun dan hanya dalam jarak 30an km jarum sudah turun 1 tingkat, seakan-akan Soul GT anda “minum” bensin setiap 30 km.
Dengan demikian jika seseorang mengamati fuel meter hanya Read more>>

Tes Konsumsi BBM Soul GT Dalam dan Luar Kota Eco Riding

Standar

Dulu sudah tes konsumsi BBM untuk transport harian, kini otoarea ingin share hasil tes konsumsi BBM Soul GT saat penggunaan sistem eco riding. Kebetulan sedang ada keperluan ke luar kota maka sekalian otoarea gunakan untuk tes konsumsi BBM ala ekonomis, dalam perjalanan ini jarak yang harus ditempuh dalam 1 hari sekitar 175 km. Rute yang ditempuh adalah pagi: Wates-Jogja-Klaten, siang: Klaten-Jogja-Wates, sore: Wates-Jogja-Kalasan. Selain menempuh perjalanan tersebut, otoarea juga dengan rute keseharian namun dengan perilaku eco riding sejauh 60an km. Terakhir kali Soul GT isi full BBM sebelum uji coba ini saat odometer menunjukkan angka 1793, setelah pemakaian beberapa hari dan saat perjalanan sampai ke SPBU Wates petunjuk sisa BBM dalam tangki sudah berada di posisi garis merah, isi full tank, minta nota dan disitu tertera pengisian sebanyak 3,8 liter premium, pengisian tersebut saat odometer menunjukkan angka 1992 km.
Pagi hari tanggal 15 Juli 2012, perjalanan otoarea mulai dengan berboncengan sehingga total pengendara + barang kurang lebih 115 kg. Karena ortu sebagai boncenger maka memang perlakuan saat riding harus sehalus mungkin, tak ada tarik-tarikan, tak ada kebut-kebutan apalagi gaspol, tak ada zig-zag, tak ada gas-rem-gas-rem dengan ekstrim, Read the rest of this entry

First Ride Motor Roda 3, Feel-nya Beda Banget

Standar

Motor yang bisa muat banyak barang, kuat membawa beban berat, jawabannya adalah motor dengan  roda 3. Industri motor yang satu ini memang belum banyak digarap oleh sebagian besar pabrikan motor di Tanah Air. Kesempatan emas dimanfaatkan oleh pabrikan lokal dan pabrikan kecil lainnya. Di jogja sendiri telah banyak berbagai jenis motor  roda 3 dari beberapa merk seperti Viar, Tossa, Kaisar dan belum lama ini ada pendatang baru yaitu Nozomi. Nozomi adalah pabrikan lokal yang telah mendapat lisensi dari Jepang, sehingga menjadi produk roda 3 pertama yang “berbau” Jepang. Kali ini otoarea berkesempatan tes ride dengan salah satu produk terbaru dari Nozomi yaitu New Azabu. Tipe Azabu ada 2 pilihan kapasitas mesin, 150 cc dan 200 cc dan yang digunakan untuk tes ride kali ini adalah New Azabu 150 cc.
Begitu duduk di atas jok motor langsung terasa seperti bukan motor karena posisi duduk yang sangat tinggi serta posisi santai tanpa harus menjaga keseimbangan motor. Feel riding motor dengan 3 buah roda semakin berbeda saat membelok, karena belum biasa, Read more »

Tes Ride Skutik Piaggio: Minim Getaran dan Enak Dibawa Nyantai

Standar

Sejak kehadiran Piaggio di Yogyakarta pada akhir 2011 lalu, otoarea belum berkesempatan untuk mencoba mengendarai generasi baru dari motor yang melegenda di Indonesia ini. Brand Vespa dengan tampilan uniknya telah dikenal semua kalangan, bahkan hingga saat ini masih banyak penggemar fanatik dari vespa yang sudah bisa dibilang tua tersebut. Jika dulu Piaggio memproduksi Vespa dengan mesin 2 tak dan menggunakan pengoperasian transmisi manual kini hadir dengan generasi yang telah disesuaikan dengan jamannya, yaitu Skutik. Dengan mesin mulai 100 cc hingga 150 cc, Piaggio menawarkan berbagai produk dengan kelebihannya masing-masing.
Type yang dipasarkan di Yogyakarta adalah Zip 100, Liberty 150, Vespa LX125 dan Vespa LX150. Dalam kesempatan kali ini, otoarea tes ride 3 produk yang disediakan dealer Piaggio  yaitu Zip 100, Liberty 150 dan Vespa LX150. Dari masing-masing type memiliki karakter yang berbeda namun tetap ada kesamaan yang langsung terasa saat pertama riding. Kesamaan dari ketiga type tersebut adalah mesin yang halus, minim getaran, suspensi lembut namun terasa kokoh, serta posisi riding yang nyantai, begitu terasa bedanya dari skutik-skutik pabrikan jepang.  Saat mencoba memelintir tuas gas dengan cepat motor segera melaju tanpa terasa getaran mesin maupun raungan knalpot yang kera, hanya rasanya srrr… motor melaju.
Tarikan paling mantap otoarea rasakan saat mengendarai Liberty 150, akselerasi Read more »